Kau menyapa aku
Ketika aku terpekuk membisu
Kau melihat aku
Ketika aku dicungkili bola mata
Kau menyentuh aku
Ketika kulit ini tlah diguliti
Orang-orang memperkosa hakku
Hak seorang jelata sekarang batu
Aku disapa apa saja semau mereka
Bila diinginkan itu,itulah sapaanku
Hati memang senantiasa memberontak
Membungkam kegigilan nurani
Mengunyah kata cercaan lalu disemburkan
Luka-luka hak mulai menyembuh
Sayang……meninggalkan borok
Nanah-nanah meludah setiap saat
Lalatpun mendapat berkah berlimpah
Aku sungguh diperkosa….
Dirajam….dibelenggu…….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar